3/17/12

Nirwana Sitoeking

Nirwana Sitoeking

Link to Nirwana Sitoeking

Fungsi Graph Paper Tool di coreldraw

Posted: 16 Mar 2012 11:00 PM PDT

Graph Paper Tool adalah mengelompokkan beberapa obyek dengan maksud tertentu, misalnya agar mempermudah penseleksian. Tentang masalah grouping, Kita akan dibahas Di artikel selanjutnya. Namun secara singkat dapat dijelaskan bahwa:
  1. Untuk membuat sebuah group, pilih obyek- obyek yang akan di- group dengan men- drag pick tool atau meng- click pick tool pada obyek- obyek sambil menahan [shift]. Setelah semua obyek yang bersangkutan sudah terpilih, tekan ([ctrl]+ [G]) untuk meng- group. 
  2. Untuk melepaskan sebuah group menjadi obyek- obyek penyusunnya, pilih group yang dimaksud dengan pick tool, tekan ([ctrl]+ U) untuk meng- ungroup. Tekan [esc] untuk menetralisir selection bila perlu.
    Graph Paper Tool
Graph Paper Tool  sebenarnya merupakan beberapa rectangle yang disusun menjadi satu rectangle yang lebih besar. Bentukbentuk penyusun graph paper tool tidak dapat diedit secara individual begitu saja karena dalam keadaan ter- group. Untuk membuat sebuah graph paper tool, lakukan sebagaimana membuat rectangle biasa. Perhatikan property bar untuk graph paper tool. Sebelum membuat sebuah graph paper, tentukan dulu jumlah kolom dan baris yang anda butuhkan dan masukkan nilainya pada field yang tersedia. Setelah anda memasukkan nilai yang diinginkan,bentuklah sebuah graph paper dan hasilnya adalah graph paper dengan jumlah kolom dan baris sebaimana yang telah anda tentukan sebelumnya.

Setelah anda mengetahui karakteristik dari graph paper, timbul satu permasalahan. Kita telah mengetahui bahwa jika kita membuat suatu graph paper dengan metode drag sambil menahan [ctrl] maka hasilnya adalah graph paper dengan sisi- sisi yang sama panjang.
Graph Paper Tool di coreldraw
Namun apa yang terjadi dengan rectangle- rectangle penyusunnya? Apakah sama sisi juga? Jelas ini tergantung dari perbandingan kolom dan barisnya. Masalah akan timbul bila anda membutuhkan suatu graph paper dengan 6 kolom dan 4 baris, dan semua rectangle penyusunnya harus bujursangkar (sama sisi). Pemecahannya adalah,
  1. Carilah jumlah kolom/ baris terbesar. Dalam hal ini kolom, yaitu 6.
  2. Buatlah graph paper 6 kolom, 6 baris.
  3. Ungroup graph paper tersebut.
  4. Hapus rectangle- rectangle yang tidak dibutuhkan.
  5. Group kembali sisanya.
Jika berhasil, maka anda akan memperoleh bentuk seperti pada contoh.
Graph Paper Tool
Dalam Coreldraw, anda dituntut untuk banyak mencari jalan sendiri seperti yang baru saja anda lakukan. Contoh di atas tadi hanya merupakan contoh yang masih sangat sederhana.

Agar anda dapat lebih kreatif dalam membuat bentuk- bentuk yang sulit dicapai dengan cara biasa, mulai artikel berikut anda akan lebih mendalami pengetahuan teknis mengenai Coreldraw, khususnya mengenai karakteristik obyek- obyek non- primitive. Jika anda sudah melalui artikel ini, anda dapat dikatakan sudah sepenuhnya menguasai Coreldraw, dan dapat membuat bentuk serumit apapun juga. Di artikel selanjutnya kita  akan membahas sifat dari obyek- obyek dalam Coreldraw, khususnya dalam hal anatominya.
Rating: 4

Fungsi Spiral Tool di coreldraw

Posted: 16 Mar 2012 10:56 PM PDT

Spiral tool, sebagaimana namanya, berfungsi untuk membuat bentuk spiral. Bentuk spiral yang dimaksud terbatas pada spiral dengan nilai/ jumlah perputaran/ revolusi berupa bilangan bulat antara 1 hingga 100.
Cobalah membuat satu spiral dengan spiral
tool. Perhatikan bahwa:
  1.  Arah revolusi selalu melawan arah jarum jam (ccw). Jika anda menginginkan arah putaran sebaliknya, anda dapat memberikan transformasi mirror pada spiral tersebut.
  2. Tidak seperti pada polygon, anda harus memasukkan nilai untuk field jumlah revolusinya dulu, baru kemudian membuat obyeknya. Setelah obyek dibuat, nilai jumlah revolusinya tidak dapat diubah lagi.
  3. Tiap spiral memiliki satu control point pada pusat spiral, ditambah masing- masing 4 cp tambahan untuk tiap revolusi yang ada. Semua control point ini dapat dipindahkan secara independen sesuai kebutuhan. Bila cp tidak ditampilkan, akseslah dengan menggunakan shape tool atau [F10].
  4. Ada dua macam spiral; symmetrical dan logarithmic. Perbedaan antara spiral symmetrical dan logarithmic terletak pada jarak antara busur yang satu terhadap busur sebelumnya atau selanjutnya, pada jari jari yang sama. Untuk menyederhanakan masalah, kita anggap semua spiral yang dibuat selanjutnya bersifat simetris dua sumbu, dengan kata lain, pada waktu pembuatannya disertai [ctrl]. Dengan demikian, penjelasan mengenai perbedaan spiral symmetrical dan logarithmic dapat dijelaskan melalui contoh.
    Spiral Tool di coreldraw
    Tampak bahwa pada spiral logarithmic, radius putaran semakin ke luar semakin besar, dan jarak antara titik- titik yang terletak pada satu jari- jari, berlipat ganda sesuai nilai yang diberikan pada nilai sprial expansion factor (property bar spiral), yang pada contoh, diambil nilai 100 (untuk 100%).
Perlu juga anda perhatikan bahwa spiral merupakan bentuk yang terbuka. Ini berarti spiral tidak dapat diisi dengan color fill. Namun karena spiral masih memiliki outline, outline tersebut dapat diberi warna dengan meng- click kiri salah satu warna di color pallette. Semoga Bermanfaat dan untuk artikel selanjutnya kita akan bahas mengenai Fungsi dari Graph Paper Tool di coreldraw
Rating: 4



0 comments:

Post a Comment